https://nusantaratoefl.org/

Beli Toefl – Salah satunya document yang biasa dijadikan syarat di dunia akademis dan professional ialah sertifikat TOEFL. Sertifikat ini umumnya dibutuhkan saat seorang ingin lanjut pengajaran di luar negeri, melamar pekerjaaan, turut test CPNS atau BUMN, sampai penyeleksian beasiswa.

Untuk memperoleh sertifikat TOEFL, kamu harus ikuti test TOEFL yang sering diadakan di beberapa kampus dan instansi pelatihan di Indonesia. Saat sebelum ambil test TOEFL, lakukan penyiapan semaksimal kemungkinan seperti turut pelatihan TOEFL, perbanyak latihan masalah, sampai ambil ujian Pre-Test bila ada.

Baca artikel di bawah sampai habis untuk ketahui secara lengkap mengenai test TOEFL dan panduan pilih tempat pelatihan TOEFL online terbaik untuk membantu kamu siapkan diri.

Apa itu tes TOEFL?

TOEFL atau Tes Of English as a Foreign Language ialah sebuah test kemahiran berbahasa Inggris asal dari Amerika Serikat yang diatur oleh ETS (Educational Testing Servis) sebagai pelaksana sah.

Test TOEFL mengetes keseluruhnya kemampuan bahasa Inggris seorang dimulai dari kekuatan dengarkan (listening), bicara (speaking), membaca (reading), sampai menulis (writing). Dari sisi TOEFL, ada tipe test yang lain yang mempunyai arah sama, yakni TOEIC dan IELTS.

TOEIC dibikin dan diadakan oleh ETS. Dan IELTS sebagai test bahasa Inggris internasional yang diadakan secara bersama oleh tiga lembaga berlainan dari Inggris dan Australia. Karenanya, test IELTS benar-benar kental dengan aksen British dan Aussie.

Jenis-jenis tes TOEFL

Sekarang ini cuman ada dua tipe test TOEFL yang masih diadakan, yakni PBT (Paper Based Tes) dan IBT (Internet Based Tes).

PBT ialah test TOEFL yang pola ujiannya masih memakai kertas, masalah dijawab memakai pensil 2B dan 1 (satu) helai jawaban computer (LJK). Sementara IBT ialah pola test TOEFL terkini dari ETS yang telah memakai mekanisme online dan ditangani langsung lewat computer/netbook.

Di Indonesia, TOEFL tipe PBT lebih umum dikenali dengan TOEFL ITP (Institutional Testing Program) . Maka, jika kamu punya niat mengambil TOEFL PBT, silahkan mencari saja universitas atau instansi pelatihan tertentu di sekelilingmu yang membuka registrasi untuk test TOEFL ITP. Karena ke-2 nya sama juga.

Tetapi ingat, saat sebelum kamu cepat-cepat reservasi tes TOEFL online atau off-line, lalu membayar, seharusnya kenali dahulu apa ketidaksamaan di antara test TOEFL ITP dan IBT di bawah ini. Janganlah sampai salah tentukan test TOEFL!

Perbedaan TOEFL PBT (ITP) dan TOEFL IBT

Sertifikat TOEFL ITP cuman dapat dipakai di ruang cakup yang terbatas dalam negeri. Dan sertifikat TOEFL IBT bisa dipakai di penjuru dunia mana saja karena telah dianggap secara internasional.

TOEFL ITP mengetes 3 kemampuan peserta salah satunya Listening, Structure and Written Expression, dan Reading. Dan TOEFL IBT mengetes 4 kemampuan bahasa Inggris peserta, yakni Listening, Reading, Speaking, dan Writing.

Durasi waktu test TOEFL ITP ialah 2 jam 15 menit, sementara TOEFL IBT memiliki durasi optimal 4 jam.

Score TOEFL ITP di antara 310 – 677, dan bentang score TOEFL IBT ialah 0 – 120.

TOEFL tipe ITP biasanya diadakan oleh kampus, pusat bahasa, dan instansi pelatihan yang telah berijin sah. Sementara TOEFL tipe IBT diadakan oleh instansi yang berafiliasi langsung dengan ETS pemilik sah dari merek TOEFL.

Ongkos registrasi TOEFL ITP sekitaran Rp 500 ribu, sementara ongkos untuk turut test TOEFL IBT di Indonesia dimulai dari 205 Dolar AS atau sekitaran Rp 2,sembilan juta, bergantung tempat lokasi ujian.

Maka seharusnya tentukan TOEFL ITP atau TOEFL IBT?

Bergantung. Jika lembaga yang kamu incar cuman menyaratkan sertifikat TOEFL ITP, karena itu tentukan saja test TOEFL ITP. Kebalikannya, jika yang diisyaratkan ialah sertifikat TOEFL IBT, ikutlah TOEFL IBT. Tetapi ingat, kamu harus persiapkan diri sebagus mungkin jika turut TOEFL IBT ingat harga registrasi testnya yang mahal.

Inilah 4 Kegunaan Tes TOEFL

1. Syarat Kelulusan

Beberapa kampus di Indonesia sekarang ini sudah menyaratkan mahasiswanya untuk mempunyai score TOEFL tertentu sebagai persyaratan kelulusan. Berhati-hati, janganlah sampai kamu telat sarjana karena hanya tidak penuhi nilai score TOEFL minimum yang diisyaratkan oleh universitas.

2. Melamar Kerja

Sertifikat TOEFL sekarang kerap dipakai sebagai salah satunya syarat document jika ingin melamar pekerjaan. Baik itu di perusahaan swasta nasional, BUMN, atau saat ikuti penyeleksian CPNS.

3. Naik Jabatan

Yup, saat ini jika ingin naik kedudukan di sejumlah perusahaan atau lembaga pemerintahan perlu sertifikat TOEFL, lho. Ini untuk pastikan calon yang memperoleh promo kedudukan mempunyai kwalifikasi yang bagus, khususnya dalam soal berbahasa Internasional. Apalagi, memalukan donk punyai kedudukan tinggi tetapi tidak dapat bahasa Inggris

4. Lanjut Studi dan Seleksi Beasiswa

Untuk kamu yang ingin lanjut kuliah S2, S3, apa lagi sampai ke luar negeri, rerata kampus menyaratkan pelamar (applicants) mempunyai nilai score TOEFL tertentu, demikian juga saat akan melamar beasiswa. Tetapi ingat, saat sebelum mengambil test TOEFL, check dahulu apa tipe sertifikat TOEFL yang disuruh. Apa TOEFL ITP atau TOEFL IBT. Janganlah sampai salah tentukan!

Berikut 3 Kiat dan Strategi untuk Capai Target Skor TOEFL yang Diimpikan

1. Gunakan cara yang jujur

Bila lembaga yang kamu incar menyaratkan sertifikat TOEFL dengan score tertentu, karena itu persiapkanlah. Daftar dan turuti test TOEFL yang diadakan dengan cara resmi oleh kampus, pusat bahasa, atau instansi pelatihan. Tidak boleh justru coba langkah nakal, misalkan dengan beli sertifikat TOEFL instant atau sewa jasa joki untuk test TOEFL karena ini menjadi boomerang sendiri buatmu di masa datang kelak.

Ini sempat terjadi di dunia, ada seorang pegawai yang diinterviu oleh manager HRD memakai bahasa Inggris tetapi tidak dapat bicara sepatah kata apa saja. Walau sebenarnya, score TOEFL-nya 550 alias cukup tinggi. Lacak punyai lacak, rupanya pegawai itu memperoleh score TOEFL dengan nakal, yakni dengan “beli score TOEFL yang diharapkan”.

Janganlah sampai kamu lakukan hal ini karena bisa menghancurkan integritas dan berpengaruh jelek pada nasib profesi yang sejauh ini telah kerja keras kamu peroleh.

2. Percaya dirilah

Mendekati hari H, umumnya peserta yang turut test TOEFL akan dihinggapi rasa cemas dan gugup. Hal ini lumrah, tetapi janganlah sampai terlalu berlebih apa lagi sampai kamu berasa pesimis saat sebelum test diawali. Masalahnya, rasa pesimis yang terlalu berlebih bisa mengakibatkan keadaan psikismu saat kerjakan test jadi terusik.

Bahkan juga dapat sampai menyebabkan blank atau keadaan kamu mendadak lupa dengan semua materi dan latihan penyiapan TOEFL yang telah kamu turuti sejauh ini. Jika sudah ini, meskipun sebetulnya masalah yang ditanya itu gampang, kamu bisa jadi jadi tidak dapat menjawab karena otak telah blank.

Untuk menghindar peristiwa semacam ini, mulai lah test TOEFL dengan sikap optimis dan santai. Disamping itu, janganlah lupa berdoa saat sebelum mengawali test TOEFL supaya dipermudahkan oleh Yang Maha Kuasa.

3. Ikut Kursus Persiapan TOEFL

Strategi paling akhir untuk memperoleh score TOEFL yang diharapkan dengan lakukan penyiapan semaksimal mungkin. Banyak langkah yang dapat dilaksanakan untuk menyiapkan diri hadapi test TOEFL. Tetapi, salah satunya langkah yang paling kami anjurkan ialah ikuti pelatihan penyiapan TOEFL karena bisa dibuktikan lebih efisien dalam menolong peserta untuk capai score TOEFL yang didambakan.