berkuliah di luar negeri

7 Cara Berkuliah Di Luar Negeri Yang Perlu Diketahui. Banyak orang yang menganggap bahwa berkuliah di luar negeri itu adalah hal yang sangat sulit untuk diwujudkan dibandingkan dengan berkuliah di dalam negeri. Hal itu dikarenakan banyak orang menganggap sulitnya jalur untuk mencapai berkuliah di luar negeri.

Banyak sekali universitas di luar negeri yang bisa dijadikan rekomendasi untuk para pelajar yang ingin berkuliah di luar negeri. Mulai dari Asia hingga Eropa dan masing-masing universitas memiliki keunggulannya sendiri dan tidak bisa dibandingkan dengan universitas lainnya.

Berkuliah Di Luar Negeri

Berkuliah di luar negeri bisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi pelajar tersebut. Banyak universitas di luar negeri yang menawarkan berbagai jurusan atau program studi yang beragam, bahkan ada jurusan atau program studi yang hanya bisa Anda temui di universitas tersebut.

Namun, untuk berkuliah di luar negeri, banyak hal yang harus dipersiapkan dan itu menjadi tantangan tersendiri. Akan tetapi, banyak pelajar yang memilih untuk menggunakan layanan konsultan pendidikan luar negeri untuk membantu mempersiapkan berbagai hal yang harus dipersiapkan untuk berkuliah di luar negeri. Dengan bantuan dari konsultan pendidikan tersebut akan membuat proses pendaftaran menjadi lebih mudah dan Anda bisa fokus mempersiapkan hal lain yang lebih penting.

Berkuliah di luar negeri akan membuat Anda menjadi lebih mandiri dan mendapatkan pengalaman yang lebih banyak. Serta Anda akan mendapatkan relasi dengan bertemu orang-orang dari seluruh dunia, terutama jika Anda berhasil masuk ke universitas yang dituju banyak pelajar dari seluruh dunia.

 

Cara Berkuliah Di Luar Negeri

Untuk bisa melanjutkan pendidikan di luar negeri, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan.

1. Beasiswa

Beasiswa masih menjadi hal yang banyak dicari dikalangan pelajar. Di Indonesia sendiri, banyak jenis beasiswa yang bisa menjadi pilihan untuk para pelajar. Masing-masing jenis beasiswa memiliki syarat sendiri yang harus dipenuhi para pelajar yang ingin mendapatkannya.

Jenis beasiswa yang paling umum dicari adalah beasiswa pemerintah, baik pemerintah Indonesia maupun negara asing. Beasiswa dari pemerintah Indonesia sendiri umumnya mencakup tiket pulang-balik, biaya kuliah dan biaya hidup. Yang perlu dicatat adalah hampir semua beasiswa pemerintah membutuhkan sertifikat TOEFL/IELTS.

Jika Anda menginginkan beasiswa universitas, Anda perlu diterima terlebih dahulu di universitas tujuan, sebab Anda perlu menunjukan performa akademis dan prestasi belajar yang memuaskan sebelum pihak universitas memberikan beasiswa.

Beasiswa lainnya yang bisa Anda pilih adalah beasiswa sponsor atau swasta. Beberapa perusahaan besar biasanya rutin membuka beasiswa dan tidak segan untuk memberikan bantuan keuangan untuk para mahasiswa yang berprestasi, baik ke universitas di dalam negeri maupun luar negeri. Cek situs-situs perusahaan swasta untuk mencari peluang beasiswa.

Jika Anda memiliki bakat khusus di bidang kesenian atau olahraga, Anda bisa mendapatkan beasiswa kebudayaan yang biasanya diberikan dalam bentuk residency, atau tinggal selama beberapa bulan di universitas atau galeri seni.

2. Pertukaran Pelajar

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk kuliah ke luar negeri adalah mengikuti program pertukaran pelajar. Namun, untuk cara ini, Anda perlu menunjukan prestasi di kampus atau sekolah. Anda harus aktif dalam berbagai organisasi, kepribadian atau keahlian khusus untuk mendapatkan kesempatan pertukaran pelajar. Sebab, hal-hal tersebutlah yang menjadi pertimbangan untuk seleksi pertukaran pelajar.

Di luar itu, Anda juga harus mahir dalam bidang akademik. Untuk Anda yang sudah berkuliah, maka IP yang harus dimiliki rata-rata adalah 3.0 atau para siswa yang masih sekolah harus memiliki nilai rapor sebesar 75 persen.

3. Student Loan

Bingung soal biaya kuliah di luar negeri? Cara yang satu ini sepertinya bisa menjadi pertimbangan. Beberapa negara memiliki program student loan, di mana program ini memberi kesempatan kepada para pelajar untuk kuliah di universitas tertentu dengan cara meminjamkan sejumlah besar uang. Uang yang dipinjamkan tersebut nantinya bisa dibayarkan ketika mahasiswa tersebut telah lulus dan mendapatkan pekerjaan.

Untuk poin ini, Anda perlu benar-benar membaca kontrak dan besaran bunga yang harus Anda bayarkan. Selain itu, cari tahu kapan Anda harus membayar dan dengan cara apa saja Anda bisa membayar pinjaman tersebut.

4. Summer Course

Pernah mendengar kelas musim panas? Nah, ini adalah program yang biasanya diselenggarakan oleh pemerintah atau pihak swasta untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa asing agar bisa merasakan pengalaman tinggal di negara tersebut. Program ini berjalan antara 1 hingga 6 bulan dan dikhususkan untuk belajar hal-hal khas negara tersebut, seperti bahasa dan kebudayaan.

Meski tidak akan mendapatkan gelar apapun, namun ada sertifikat yang akan didapatkan dan kemungkinan besar akan sangat berguna ketika Anda mendaftar beasiswa. Jadi, tidak ada salahnya untuk mengikuti program ini, sebab Anda akan mendapatkan pengalaman yang tidak akan terlupakan.

5. Program Volunteer

Sering mengikuti program sukarela dan menjadi volunteer di sana? Jika iya, maka Anda bisa mengikuti program volunteer untuk kuliah di luar negeri. Dalam program ini, biasanya Anda akan dikirim ke berbagai negara untuk melakukan kegiatan sosial. Kegiatan sosial yang dilakukan biasanya mencakup mengajar anak sekolah dasar, membuat berbagai penyuluhan, dan mengadakan riset sederhana.

Untuk mengikuti program ini, Anda mungkin harus membiayai dirimu sendiri, yang mencakup tiket pesawat dan biaya hidup selama berada di negara tujuan. Jadi, atur keuanganmu jika memang berencana untuk mengikuti program volunteer ini. Sertifikat yang akan Anda dapatkan, nantinya akan sangat membantu jika Anda mengikuti tes beasiswa maupun melamar sebuah pekerjaan.

6. Riset

Jika Anda memiliki sebuah riset penelitian tertentu dan sekiranya memiliki peluang untuk dilaksanakan di luar negeri, maka cobalah untuk mendapatkan beasiswa dari pemerintah maupun pihak swasta. Biasanya, beasiswa ini diajukan oleh para lulusan gelar S2 yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan S3.

Tidak sembarangan, riset Anda harus benar-benar sempurna, agar bisa menjadi bahan pertimbangan para pemberi beasiswa. Perlu diingat juga bahwa riset tersebut harus dalam bahasa Inggris dan dilegalisir oleh universitas tempatmu belajar.

Pastikan proposal riset Anda dibuat sesempurna mungkin, sebab kesempatan beasiswa ini masih sangat besar karena pelamar dari Indonesia masih sangat sedikit.

7. Seminar

Menghadiri seminar ternyata bisa menjadi kesempatan untuk Anda berkuliah di luar negeri. Caranya adalah dengan menghadiri seminar-seminar akademis yang diadakan di negara lain. Ragu karena harus membuat visa? Tidak perlu khawair, sebab Anda hanya membutuhkan visa turis untuk memasuki negara tersebut karena seminar biasanya hanya dilaksanakan beberapa hari. Proses pembuatan visa turis sendiri juga terbilang sederhana dan tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama.

Di mana mencari seminar akademis tersebut? Anda bisa mengunjungi situs resmi universitas luar negeri secara rutin untuk mengetahui jadwal seminar yang diselenggarakan oleh universitas tersebut.
Untuk menghadiri seminar yang diadakan di universitas luar negeri, Anda perlu mempersiapkan biaya perjalanan sendiri. Biaya tersebut juga biasanya tidak terlalu mahal, mengingat seminar hanya dilakukan selama beberapa hari saja.

Meski harus mempersiapkan dana sendiri, sertifikat yang akan Anda dapatkan akan sangat berguna ketika Anda mengikuti tes beasiswa atau mengajukan lamaran pekerjaan. Sebab, sertifikat ini menjadi bahan pertimbangan yang sangat kuat untuk mendapatkan beasiswa dan pekerjaan.
Kesimpulan

Beberapa tips dan cara daftar kuliah di luar negeri yang tertera di atas bisa Anda terapkan. Pilihlah cara yang paling sesuai dengan kemampuan Anda dan sekiranya benar-benar bisa Anda lakukan. Poin penting yang harus Anda perhatikan adalah performa akademis yang sangat baik, serta kegiatan organisasi yang cukup memadai untuk bisa mengikuti satu dari beberapa cara daftar kuliah di luar negeri.

Perhatikan juga persyaratan lainnya, seperti sertifikasi bahasa Inggris yakni TOEFL/IELTS, paspor dan visa, serta syarat lainnya yang dibutuhkan. Sertifikat TOEFL/IELTS sendiri biasanya memiliki nilai minimal yang harus dipenuhi. Jika Anda ingin mendapatkan sertifikat TOEFL, Anda bisa mendapatkannya di Nusantara TOEFL. Anda dapat mendapatkan sertitfikat TOEFL asli dan mendapatkan sertifikat TOEFL ITP. Dijamin kerahasiaan dan sertifikat asli.

Jika semua persyaratan telah dipenuhi, baik syarat akademis dan administratif, Anda bisa mendaftarkan diri secara online melalui situs resmi universitas atau melalui agen pendidikan resmi.

Dengan agen pendidikan resmi yang tepat, proses pendaftaran menjadi lebih mudah karena tim mereka akan membantu setiap proses pendaftaran ke universitas tujuan dan memastikan Anda sampai di negara tersebut dengan aman. Dengan cara-cara di atas, kuliah di luar negeri bukan lagi menjadi mimpi belaka.